Jebakan Modus Penipuan Pinjaman Online Melalui SMS dan WA

Jebakan Modus Penipuan Pinjaman Online Melalui SMS dan WA

wartangetop.com – Pinjol atau pinjaman online yang legal dan bersih sebetulnya adalah udara segar untuk yang memerlukan jalan keluar keuangan cepat di jaman yang semakin serba digital ini. Sebagai salah satunya wujud penerapan fintech (financial technology), pinjol yang legal semestinya bermanfaat. Tetapi menjamurnya pinjol pinjaman online ilegal yang menghalalkan semua langkah untuk memperoleh nasabah malah semakin membuat masyarakat resah.

Berikut ini kumpulan modus penipuan pinjol online yang sering dipakai dalam SMS dan Whatsapp.

Modus SMS Pinjaman Online Pinjol
Modus SMS Pinjaman Online Pinjol

1. Memakai nomor tidak dikenali

Nomor yang legal dari sebuah perusahaan umumnya terbagi dalam 3 sampai 6 digit, dan mempunyai pertanda contreng klarifikasi untuk nomor yang dipakai pada Whatsapp (WA). Pada penipuan utang online, nomor yang digunakan ialah nomor umum dari provider yang dapat diperoleh secara bebas, terbagi dalam 10-13 digit angka, dan tidak dikenal dalam klarifikasi apapun.

Untuk megakali hal tersebut, Anda bisa meng-install program Getcontact untuk mencari nomor-nomor tidak dikenali yang mengirimi anda pesan untuk mengajukan pijaman online. Kemungkinan besar nomor-nomor itu sudah diikuti sebagai pinjol ilegal atau penipu.

2. Tidak mengikutsertakan persyaratan dan ketetapan utang

OJK mengharuskan perusahaan financial technology untuk terbuka dalam mengatakan persyaratan dan ketetapan utang online ke calon nasabah. Persyaratan dan ketetapan ini harus diberi pada awal sebelum melakukan pinjaman dan nasabah mempunyai kebebasan penuh untuk sepakat atau mungkin tidak sepakat pada ketetapan dan persyaratan tersebut.

👉TRENDING:  Pernah Ajukan Pinjaman Online Disini? Jangan Dibayar!

Pada modus penipuan pinjol lewat SMS dan chat, umumnya tidak menyertakan ketetapan dan persyaratan. Sering pinjol-pinjol ilegal tawarkan utang tanpa persyaratan, cuman dengan modal photo KTP dan selfie calon nasabah. Bahkan juga pengajuannya dapat melalui chat waktu itu juga.

Walau sebenarnya dalam pinjol online yang legal, calon nasabah harus dipandang memiliki reputasi kredit score yang bagus untuk dapat atau tidak mendapatkan pinjaman. Pinjol yang cuman minta photo KTP dan selfie, tanpa persyaratan lain, benar-benar membuat kita tidak curiga, anggapan kita tidak menjerumuskan dan sah.

Menurut OJK, tiap perusahaan pinjol harus berlaku terbuka ke calon nasabah, bahkan juga berkenaan beberapa hal detil seperti bunga, tanggal jatuh termin setiap bulan, dan denda bila melewati jatuh tempo. Bila tidak, bisa jadi nasabah terjerat dalam utang berbunga sangat tinggi dan denda tidak terbatas sampai melewati utang pokoknya.

Persyaratan dan ketetapan utang dari pinjol sah biasanya dijangkau melalui program atau web, dan pengajuan utang juga lewat program sah itu.

3. Janjikan plafon hutang tinggi dengan tenor panjang

Pinjol online legal akan batasi plafon utang sesuai penghasilan/upah/asset yang Anda punyai, karena ini terkait langsung dengan kekuatan Anda kembalikan pinjaman.

Tetapi untuk pinjol ilegal, ini tidak berlaku. Lewat SMS dan chat, pinjol yang punya niat menipu ini sering tawarkan utang dengan plafon yang tinggi sekali dengan tenor yang sangat panjang, yang pada realitanya kurang sesuai karakter utang online yang sebetulnya.

Bujukan plafon utang tinggi dan tenor panjang harus dicurigai karena kerap tidak diakurati. Misalkan calon nasabah disodori utang Rp 25 juta dengan tenor enam bulan, walau sebenarnya realitanya dana tersebut dipotong ongkos administrasi yang tinggi sekali dan ongkos lainnya, hingga nasabah cuman bawa pulang sekitaran 70% dari utang pokok. Tenor enam bulan juga rupanya tidak berlaku karena nasabah mulai ditagih sesudah bulan ke-2 .

👉TRENDING:  Pengajuan Pinjaman Online Selalu Ditolak? Inilah penyebabnya

4. Tidak ada kelengkapan info perusahaan

Penipuan utang online lewat SMS dan chat biasanya tidak mengatakan secara jelas info perusahaan financial technology pemberi utang, karena validitasnya ditanyakan. Perusahaan pinjol sah semestinya mempunyai web, program, dan contact aduan untuk servis nasabah. Modus penipuan pinjol umumnya mengaburkan beberapa informasi ini.

Untuk memeriksa validitas perusahaan pinjol, calon nasabah bisa mengarah ke web OJK, atau mengontak OJK lewat Whatsapp di 081-157-157-157, lewat telephone di 157, atau lewat e-mail di cermatinvestasi@ojk.go.id.

5. Berpura-pura sudah memberikan utang dan mengikutkan link

Modus penipuan pinjol yang tersering ditemui melalui SMS dan Whatsapp ialah faksi pinjol ilegal mengirim verifikasi seakan-akan nasabah sudah ajukan utang beberapa uang pada perusahaan itu, walau sebenarnya orang itu tak pernah melakukannya. Bersama verifikasi itu umumnya ada link atau link, yang bila di-click, akan ke arah program pinjol ilegal dan mengolah pinjaman uang.

Modus ini cukup menggelisahkan warga karena orang pemula akan cemas ketahui dianya turut serta dalam utang uang yang cukup besar. Warga dengan literatur digital yang lemah bisa juga jadi terjerat dengan mengeklik link itu tanpa banyak pemikiran. Walau sebenarnya, ketetapan berkenaan utang online sah benar-benar tegas: utang cuman bisa diberi bila nasabah sudah memberi persetujuannya ditambah dulu.

Anjuran dari OJK bila mendapatkan modus penipuan semacam ini ialah selekasnya memblok nomor itu, lalu menyampaikannya ke OJK lewat Whatsapp Satuan tugas Siaga Investasi OJK.

6. Minta keseluruhnya akses di perangkat hp

Program utang online sah biasanya cuman minta ijin terhubung 3 hal dari gawai nasabahnya: lokasi, klarifikasi microphone, dan muka. Dan program pinjol ilegal peluang minta keseluruhnya akses di handphone Anda, dimulai dari contact, program pembicaraan, galeri, sampai komposisi telepon.

👉TRENDING:  5 Tips Memilih Pinjaman Online Yang Terpercaya dan Resmi

Hal pertama kali yang harus Anda kerjakan ialah amankan data contact HP dari utang online yang kerap minta akses yang semestinya tidak dibolehkan.

Ini dipakai pinjol ilegal untuk terhubung beberapa data individu Anda, yang selanjutnya digunakan sebagai bahan intimidasi dan gertakan saat lakukan penagihan.

OJK telah mewanti-wanti warga supaya siaga pada pinjol ilegal dengan selalu memeriksa keaslian perusahaan pemberi utang pada daftar pinjol sah yang di-launching OJK. Mudah-mudahan warga makin cermat dalam membandingkan pinjol legal dengan pinjol gadungan, supaya terbebas dari perangkap penipuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.